wahh udah lama nih nggak ngeblog lagi. nggak nulis nulis apa yang ada di otak. mau nulis di blog ada aja penghalangnya. semenjak jadi mahasiswa kerjaannya berkutat diantara kertas kertas bahan bacaan yang harus segera direview. ( sesi curhat selesai !!! )
nggak kerasa kalo udah memasuki tahun kedua dalam masa kuliah ( semester 3 ). banyak kejadian baru yang nggak dialami sebelumnya lalu dialami pada masa kuliah. seperti tidur hanya 3 jam sebelum pagi menjelang, mengalami krisis ekonomi pada tanggal tua dan dikejar deadline tugas yang harus diselesaikan dengan segera.
mau cerita pengalaman semasa jadi maba ( mahasiswa baru ). mendengar banyak cerita dari mantan maba yang lain, katanya jadi maba itu nggak enak, jadi maba itu rawan di bully sama senior dan maba adalah mangsa yang paling rawan diintai kakak tingkat yang jomblo menahun ( maaf ). dan berbagai kisah buruk yang wajib dialami maba pada awal masa kuliah.
sebenarnya sih jadi maba itu nggak susah susah bgt koq. cuman yang bikin susah itu ketika ada student day di akhir pekan yang bikin waktu istirahat untuk leha leha atau main jadi terpotong. nah lebih detailnya lagi dalam student day itu banyak sekali kakak tingkat yang jadi korlap ( koordinator lapangan ) berkoar kesana kemari teriak teriak nggak jelas dengan dalih mengkondisikan maba supaya suasana tetap tenang dan kondusif ( preeett .. dikira maba mau bikin pasar malem ).
dan teriakan mereka itu bener bener bikin laper dan haus. ketika mereka berkoar koar saya membayangan mereka itu seperti ayam goreng utuh satu badan yang berjalan kesana kemari tanpa finish yang jelas. dan saya tuh pengen bgt menelan utuh mereka sampai ludes tak tersisa. meskipun sebenarnya materi yang disampaikan saat student day itu banyak manfaatnya tapi, karena kemasan yang tidak menarik dari panitia maka yang ada hanyalah hilangnya minat mahasiswa baru terhadap acara student day yang penuh manfaat
ketika melalui masa masa semester satu dikeluarkanlah kebijakan oleh panitia ospek yakni "seluruh mahasiswa baru fakultas ilmu sosial dan ilmu politik TA 2013/2014 wajib menggunakan jaket universitas selama SATU SEMESTER". gilaaa !!! mimpi apaan semalem koq efeknya jadi satu semester gini ??. yang terbersit dalam otak saya adalah saya harus menyiksa jaket tersebut dengan metode cuci, kering, setrika dan pakai lagi ( tanpa masuk lemari terlebih dahulu ).
tapi hal ini masih dibilang kategori ringan. whatttss ?? ringan ?? ada yang lebih berat emangnya ? ada dong !!. fakultas tetangga sebelah ( fakultas teknik ) mewajibkan punggawa mudanya ( ceileeeehh.. sama sama maba juga ) untuk menggunakan jas almamater beserta dasinya selama SATU TAHUN. hoahahahaahah ... padahal setahu saya jas alamamater hanya digunakan untuk acara acara penting dan tertentu dan ketika ber"aksi"
analogi saya pun bergerak. dalam benak saya "ohh mungkin panitianya ingin membuat mereka merasakan masa masa maba sebagai masa masa yang penting ( karena jas almamater hanya digunakan untuk menghadiri acara penting di kampus ) dan masa yang penuh dengan aksi ( karena jas almamater adalah atribut yang harus dipakai ketika ber "aksi" )
nggak kerasa kalo udah memasuki tahun kedua dalam masa kuliah ( semester 3 ). banyak kejadian baru yang nggak dialami sebelumnya lalu dialami pada masa kuliah. seperti tidur hanya 3 jam sebelum pagi menjelang, mengalami krisis ekonomi pada tanggal tua dan dikejar deadline tugas yang harus diselesaikan dengan segera.
mau cerita pengalaman semasa jadi maba ( mahasiswa baru ). mendengar banyak cerita dari mantan maba yang lain, katanya jadi maba itu nggak enak, jadi maba itu rawan di bully sama senior dan maba adalah mangsa yang paling rawan diintai kakak tingkat yang jomblo menahun ( maaf ). dan berbagai kisah buruk yang wajib dialami maba pada awal masa kuliah.
sebenarnya sih jadi maba itu nggak susah susah bgt koq. cuman yang bikin susah itu ketika ada student day di akhir pekan yang bikin waktu istirahat untuk leha leha atau main jadi terpotong. nah lebih detailnya lagi dalam student day itu banyak sekali kakak tingkat yang jadi korlap ( koordinator lapangan ) berkoar kesana kemari teriak teriak nggak jelas dengan dalih mengkondisikan maba supaya suasana tetap tenang dan kondusif ( preeett .. dikira maba mau bikin pasar malem ).
dan teriakan mereka itu bener bener bikin laper dan haus. ketika mereka berkoar koar saya membayangan mereka itu seperti ayam goreng utuh satu badan yang berjalan kesana kemari tanpa finish yang jelas. dan saya tuh pengen bgt menelan utuh mereka sampai ludes tak tersisa. meskipun sebenarnya materi yang disampaikan saat student day itu banyak manfaatnya tapi, karena kemasan yang tidak menarik dari panitia maka yang ada hanyalah hilangnya minat mahasiswa baru terhadap acara student day yang penuh manfaat
ketika melalui masa masa semester satu dikeluarkanlah kebijakan oleh panitia ospek yakni "seluruh mahasiswa baru fakultas ilmu sosial dan ilmu politik TA 2013/2014 wajib menggunakan jaket universitas selama SATU SEMESTER". gilaaa !!! mimpi apaan semalem koq efeknya jadi satu semester gini ??. yang terbersit dalam otak saya adalah saya harus menyiksa jaket tersebut dengan metode cuci, kering, setrika dan pakai lagi ( tanpa masuk lemari terlebih dahulu ).
tapi hal ini masih dibilang kategori ringan. whatttss ?? ringan ?? ada yang lebih berat emangnya ? ada dong !!. fakultas tetangga sebelah ( fakultas teknik ) mewajibkan punggawa mudanya ( ceileeeehh.. sama sama maba juga ) untuk menggunakan jas almamater beserta dasinya selama SATU TAHUN. hoahahahaahah ... padahal setahu saya jas alamamater hanya digunakan untuk acara acara penting dan tertentu dan ketika ber"aksi"
analogi saya pun bergerak. dalam benak saya "ohh mungkin panitianya ingin membuat mereka merasakan masa masa maba sebagai masa masa yang penting ( karena jas almamater hanya digunakan untuk menghadiri acara penting di kampus ) dan masa yang penuh dengan aksi ( karena jas almamater adalah atribut yang harus dipakai ketika ber "aksi" )
Komentar
Posting Komentar